Jumat, 21 Juni 2013

Foto-Foto Dari Tragedi 9/11

Ustadz ganteng ini laris diminta berdakwah. Perjalanan hidup Jeffry Al Buchori sungguh dahsyat. Penuh gejolak dan tikungan tajam. Proses pergulatan yang luar biasa ia alami sampai ia menemukan kehidupan yang tenang dan menenteramkan. Simak kisahnya yang sangat memikat mulai nomor ini.


Sebetulnya aku tidak ingin bercerita banyak tentang masa laluku. Maklum, masa laluku sangat kelam. Namun, setelah kupikir, siapa tahu perjalanan hidupku ini bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Baiklah, aku bersedia membagi pengalaman hidupku pada para pembaca. Insya Allah, ada gunanya.


Aku lahir dengan nama Jeffry Al Buchori Modal pada 12 April 1973 di Jakarta. Waktu aku lahir, keluargaku memang sudah menetap di Jakarta. Aku lahir sebagai anak tengah, maksudku anak ke-3 dari lima bersaudara. Tiga saudara kandungku laki-laki, dan si bungsu adalah perempuan. Layaknya bersaudara, hubungan kami berlima cukup dekat. Sekadar bertengkar, sih, wajar saja. Apalagi, jarak usia kami tidak berjauhan.


Apih (panggilan Jefri untuk ayahnya, Red.), M. Ismail Modal, adalah pria bertubuh tinggi besar asli Ambon, sedangkan Umi, begitu aku biasa memanggil ibu, Tatu Mulyana asli Banten. Apih mendidik kami berlima dengan sangat keras. Tapi, kalau tidak begitu, aku tidak akan merasakan manfaat seperti sekarang. Kalau kami sampai lupa salat atau mengaji, wah, jangan ditanya hukuman yang akan diberikan Apih. Dalam hal agama, Apih dan Umi memang mendidik kami secara ketat.


Namun, sebetulnya Umi adalah seorang ibu yang amat sabar dan lembut dalam menghadapi anak-anaknya. Apih pun orang yang selalu bersikap obyektif. Dia akan membela keluarganya mati-matian bila memang keluarganya yang benar. Sebaliknya dia tidak segan-segan menyalahkan kami bila memang berbuat salah.


Berada di lingkungan keluarga yang taat agama membuatku menyukai pelajaran agama. Sewaktu kelas 5 SD, aku pernah ikut kejuaraan MTQ sampai tingkat provinsi. Selain agama, pelajaran yang juga kusukai adalah kesenian. Entah mengapa, aku suka sekali tampil di depan orang banyak. Oh ya, setelah kenaikan kelas, dari kelas 3 aku langsung melompat ke kelas 5. Jadilah aku sekelas dengan kakakku yang kedua.


BERKEPRIBADIAN GANDA

Lulus SD, Apih memasukkanku dan kedua kakakku ke sebuah pesantren modern di Balaraja, Tangerang. Beliau ingin kami mendalami pelajaran agama. Rupanya tidak semua keinginannya bersambut, semua ini karena kenakalanku.

Orang bilang, anak tengah biasanya agak nakal. Aku tidak tahu ungkapan itu benar atau tidak. Yang jelas hal itu berlaku padaku. Sebagai anak tengah, aku sering membuat orang tua kesal. Di pesantren, aku sering berulah.


Salah satu kenalakanku, di saat yang lain salat, aku diam-diam tidur. Kenakalan lain, kabur dari pesantren untuk main atau nonton di bioskop adalah hal biasa. Sebagai hukumannya, kepalaku sering dibotaki. Tapi, tetap saja aku tak jera.


Tampaknya aku seperti punya kepribadian ganda, ya. Di satu sisi aku nakal, di sisi lain keinginan untuk melantunkan ayat-ayat suci begitu kuat. Tiap ada kegiatan keagamaan, aku selalu terlibat. Bersama kedua kakakku, aku juga pernah membuat drama tanpa naskah berjudul Kembali Ke Jalan Allah yang diperlombakan di pesantren. Ternyata karya kami itu dinilai sebagai drama terbaik se-pesantren.


Bahkan, aku juga juara lomba azan, lomba MTQ, dan qasidah. Akan tetapi, entah kenapa, aku juga tak pernah ketinggalan dalam kenakalan. Tinggal dalam lingkungan pesantren, kelakuan burukku bukannya berkurang, malah makin menjadi. Puncaknya, aku sudah bosan bersekolah di pesantren.


Akhirnya, hanya empat tahun aku di pesantren. Dua tahun sebelum menamatkan pelajaran, aku keluar. Lalu, Apih memasukkanku ke sekolah aliyah (setingkat SMA, Red.). Rupanya keluar dari pesantren tidak membuatku lebih baik. Aku yang mulai beranjak remaja justru jadi makin nakal.


KENAL DUNIA MALAM

Memang, sih, tiap ada acara keagamaan aku tak pernah ketinggalan. Namun, aku juga selalu mau bila ada teman mengajak ke kantin sekolah. Bukan untuk jajan, tapi memakai narkoba! Aku juga sering kabur dan pergi tanpa tujuan yang jelas. Ya, aku seperti burung lepas dari sangkar, terbang tak terkendali.


Masa SMA memang suram bagiku. Masa yang tak pernah lengkap. Maksudnya, aku tak punya teman sebaya. Kenapa? Ya, meski usiaku masih 15 tahun, aku bergaul dengan pemuda berusia 20 tahunan. Pacaran pun dengan yang lebih tua. Di sekolah ini aku hanya bertahan setahun. Pindah ke SMA lain, keseharianku tak jauh berbeda. Malah makin parah.


Dari perkenalan dengan beberapa teman, aku mengenal petualangan baru. Umur 16 tahun, aku mulai kenal dunia malam. Aku masuk sekolah hanya saat ujian. Buatku, yang penting lulus. Aku lebih suka mendatangi diskotek untuk menari. Terus terang, aku memang tertarik pada tarian di diskotek. Tiap ke sana, diam-diam aku selalu mempelajari gerakan orang-orang yang nge-dance. Lalu kutirukan.


Aku jadi seorang penari, bertualang dari satu diskotek ke diskotek lain, tenggelam dalam dunia malam. Saat ada lomba dance, aku mencoba ikut. Usahaku tak sia-sia. Beberapa kali aku berhasil memboyong piala ke rumah sebagai the best dancer. Selain itu, aku juga berhasil jadi penari di Dufan pada tahun 1990, meski hanya selama setahun. Sampai sekarang masih banyak temanku yang jadi penari di sana.


Aku juga pernah jadi foto model, bahkan ikut fashion show di diskotek. Mungkin waktu itu aku merasa sangat cakep, ya. Tapi menurutku, kegiatan-kegiatan itu masih positif, meski terkadang aku suka minum. Dengan segala kebengalanku, tahun 1990 aku berhasil lulus SMA.


MAIN SINETRON

Aku mengalami masa yang menurutku paling dahsyat setelah tamat SMA. Ceritanya salah seorang teman penari, memperkenalkanku pada Aditya Gumai yang saat itu aktif di dunia seni peran. Dari Aditya aku mengenal dunia akting. Waktu itu, kami masih latihan menari di Taman Ismail Marzuki. Saat latihan pindah ke Gedung Pemuda di Senayan, mulailah aku main sinetron. Mulanya aku hanya mengamati para pemain yang sedang syuting, sambil diam-diam belajar.


Aku memang suka mencuri ilmu. Waktu tidur di kos salah satu temanku di dekat kampus Institut Kesenian Jakarta, aku sering mencuri ilmu juga dari para mahasiswa. Kalau mereka sedang kuliah atau praktik, aku sering mengamati mereka.


Nah, ketika para pemain sinetron sedang latihan, terkadang aku menggantikan salah satunya. Ternyata aku ditertawakan. Karena pada dasarnya aku orang yang enggak suka diperlakukan seperti itu, aku malah jadi terpacu. Aku makin giat berlatih akting secara otodidak. Akhirnya, saat yang senior belum juga dapat giliran main, aku sudah mendapat peran. Aku diajak Aditya main sinetron. Waktu dikasting, aku berhasil mendapat peran.


Tahun 1990, aku main sinetron Pendekar Halilintar. Saat itu, sinetron masih dipandang sebelah mata oleh bintang film. Namun, Apih mati-matian menentangku. Kenapa? Rupanya Apih tahu persis seperti apa lingkungan dunia film. Dulu, beliau juga pernah main film action, antara lain Macan Terbang dan Pukulan Berantai. Dari beliaulah aku menuruni darah seni.


Ditentang Apih tak membuat langkahku surut. Mungkin jalan hidupku memang harus begini. Tak satu pun larangan Apih yang mampir ke otakku untuk kujadikan bahan pikiran. Nasihat Apih tak lagi kudengarkan. Tawaran untuk main sinetron yang berdatangan membuatku makin yakin, inilah yang kucari. Aku tak mau menuruti keinginan orang tua karena merasa diriku benar. Akhirnya konflik antara aku dan orang tuaku pecah.


Sebagai bentuk perlawananku pada orang tua, aku tak pernah pulang ke rumah. Tidur berpindah-pindah di rumah teman. Rambut juga kupanjangkan. Aku seperti tak punya orang tua. Bahkan, tak pernah terlintas dalam benakku bahwa suatu hari mereka akan pulang ke haribaan. Yang kupikirkan hanya kesenangan dan egoku semata.


Pada saat bersamaan, karierku di dunia seni peran terus melaju. Aku semakin mendapatkan keasyikan. Setelah itu, aku mendapat peran dalam sinetron drama Sayap Patah yang juga dibintangi Dien Novita, Ratu Tria, dan almarhum WD Mochtar.


Aku semakin merasa pilihanku tak salah setelah dinobatkan sebagai Pemeran Pria Terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI tahun 1991. Aku bangga bukan main, karena merasa menang dari orang tua. Kesombonganku makin menjadi. Aku makin merasa inilah yang terbaik buatku, ketimbang pilihan orangtuaku.


***

“DI KABAH, KUMINTA AMPUNAN ALLAH”

Tawaran main sinetron berdatangan menghampiri Jeffry. Seiring dengan itu, ia makin tenggelam dalam dunianya yang kelam.


Sejak kenal sinetron, aku makin menyukai dunia akting. Aku tak peduli meski Apih menentangku. Namun, belakangan aku paham, di balik etidaksetujuannya, sebetulnya orang menyimpan rasa bangga. Orang tua cerita, mereka sedang ke Tanah Suci membawa rombongan ibadah haji saat sinetron Sayap Patah yang kumainkan ditayangkan.


Ternyata, mereka nonton sinetronku. Komentar mereka membanggakanku. Mereka mengakui, ternyata aku bisa berprestasi. Setelah itu, aku mendapat berbagai tawaran main, antara lain sinetron Sebening Kasih, Opera Tiga Jaman, dan Kerinduan. Selain namaku makin mencuat, rezeki juga terus mengalir.


Namun, aku malah jadi lupa diri. Ketenaran tidak penting buatku. Yang penting menikmati hidup. Dunia malam terus kugeluti. Kalau ke diskotek, aku tak lupa mengonsumsi narkoba. Bahkan, untuk urusan yang satu ini, aku bisa dibilang tamak. Biasanya, aku meminum satu pil dulu. Kalau kurasa belum “on”, kuminum satu lagi. Begitu seterusnya.


Akhirnya, aku jadi sangat mabuk. Pandanganku pun jadi kabur. Mau melihat arloji di tangan saja, aku harus mendekatkannya ke wajahku, sambil menggoyang-goyangkan kepala dan membelalakkan mata supaya bisa melihat dengan lebih jelas. Parah, ya? Begitulah kebandelanku terus berlangsung.


KECANDUAN KIAN PARAH

Suatu hari di tahun 1992, Apih meninggal karena sakit. Aku menyesal bukan main karena selama ini selalu mengabaikan nasihat Apih. Menjelang kepergiannya, aku berdiri di samping tempat tidurnya di rumah sakit sambil menangis. Melihatku seperti itu, Apih mengatakan, laki-laki tak boleh menangis. Laki-laki pantang keluar air mata. Bayangkan, bahkan di saat-saat terakhirnya pun Apih tetap menunjukkan sikapnya yang penuh kasih padaku yang durhaka ini.


Sore itu aku dimintanya pulang ke rumah dan beliau memberiku ongkos. Aku menurut. Begitu aku pulang, Allah mengambilnya. Aku syok berat. Saat Apih dimakamkan, aku turun ke liang lahat dan memeluk jasadnya. Aku tak mau beranjak meski makam akan ditutup. Aku tak mau melepas kepergiannya. Aku menyesali perbuatanku. Selama Apih masih hidup, aku tak pernah mau mendengarkan ucapannya.


Sejak itu, Umi membesarkan kami berlima. Hidupku terus berjalan. Bukan ke arah yang baik, namun aku kembali ke masa seperti dulu. Penyesalan yang sebelumnya begitu menghantuiku karena ditinggal Apih, seolah lenyap. Kebandelanku bahkan makin menjadi sepeninggal Apih. Kesombonganku juga lebih besar dari sebelumnya karena merasa berprestasi dan punya uang banyak. Tak seorang pun kudengarkan lagi nasihatnya.


Ketika temanku menasihati, aku mencibir. Siapa dia sampai aku harus mendengarkan ucapannya? Ucapan orang tua saja tak kugubris. Aku tenggelam dalam duniaku sendiri dan jadi pecandu narkoba. Waktu itu, aku beralasan karena ada masalah di rumah. Padahal, sebetulnya alasan apa pun, termasuk broken home atau teman, tidak bisa dijadikan alasan. Diri sendirilah alasannya, karena bagaimana pun, kita lah yang menentukan semua yang terjadi pada diri kita.


Jadi, tidak perlu membawa-bawa orang lain atau keadaan. Namun, kesadaran seperti ini mana mungkin muncul pada diriku yang waktu itu sangat arogan? Aku makin jauh dari Tuhan. Padahal, sebelah rumahku ada masjid. Ketika orang berpuasa di bulan Ramadan pun, aku tetap melakukan kemaksiatan. Lalu, saat Lebaran tiba dan orang-orang sibuk bertakbir, aku malah sibuk mencari celah waktu dan tempat di mana aku bisa berbuat maksiat.


Semua ilmu agama yang pernah kupelajari dan kemampuan membaca Quran seperti hilang. Akal sehatku seperti hilang. Kecanduanku pada narkoba juga makin parah, bahkan sampai mengalami over dosis dan aku hampir mati. Kejahatan demi kejahatan moral terus kulakukan.


NAMA DICORET

Tak perlu aku menceritakan detail tentang kejahatan yang kulakukan. Yang jelas, suatu hari aku merasa menderita karena ketakutan setelah melakukan sebuah perbuatan. Aku benar-benar ketakutan! Aku jadi gampang curiga pada siapa saja. Aku selalu berburuk sangka pada apa pun. Kesombonganku pada uang dan prestasi lenyap digantikan ketakutan. Yang kulakukan setiap hari adalah berdiam diri di kamar, dengan selalu berpikiran bahwa setiap orang yang datang akan membunuhku. Aku sibuk mengintip dari bawah pintu, siapa tahu ada orang datang untuk membunuhku.


Telingaku jadi sangat sensitif. Aku sering merasa mendengar ada orang sedang berjalan di atap rumah ingin membunuhku. Aku tersiksa selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Orang-orang mengatakan, aku sudah gila.


Pada saat bersamaan, kecanduanku pada narkoba membuatku termasuk dalam daftar hitam dunia sinetron. Namaku dicoret. Tak ada lagi yang mau memakaiku sebagai pemain. Selain itu, cewek-cewek yang ada di dekatku juga menjauh. Dulu aku termasuk playboy.


Di saat aku sendiri, ada Umi yang selama ini sudah sangat sering kusakiti hatinya. Umi tetap menyayangiku dengan cintanya yang besar. Seburuk apa pun orang berkomentar tentang aku, hati Umi tetap baik dan sabar. Air matanya tak pernah kering untuk mendoakan anak-anaknya, terutama aku agar berubah jadi lebih baik.


Doa tulus Umi dikabulkan Allah. Sungguh luar biasa, Allah menunjukkan kebaikan-Nya padaku. Allah memberiku kesempatan untuk bertobat. Kesadaran ini muncul lewat suatu proses yang begitu mencekamku.


DIAJAK UMI UMRAH

Sungguh, aku merasa sangat ketakutan ketika suatu hari bermimpi melihat jasadku sendiri dalam kain kafan. Antara sadar dan tidak, aku terpana sambil bertanya pada diri sendiri. Benarkah itu jasadku? Aku juga disiksa habis-habisan. Begitulah, setiap tidur aku selalu bermimpi kejadian yang menyeramkan. Dalam tidur, yang kudapat hanya penderitaan. Aku jadi takut tidur. Aku takut mimpi-mimpi itu datang lagi.


Aku juga jadi takut mati. Padahal dulu aku sempat menantang maut. Meminta mati datang karena aku tak sanggup lagi bertahan saat ada masalah dengan seorang cewek. Sebetulnya sepele, kan? Tapi masalah itu kuberat-beratkan sendiri. Rasa takut mati itulah yang akhirnya membuatku sadar bahwa ada yang tidak meninggalkanku dalam keadaan seperti ini, yaitu Allah.


Aku teringat kembali pada-Nya dan menyesali semua perbuatanku selama ini. Pelan-pelan, keadaanku membaik. Kesadaran-kesadaran itu datang kembali. Aku menemui Umi, bersimpuh meminta maaf atas semua dosa yang kulakukan. Umi memang luar biasa. Betapa pun sudah kukecewakan demikian rupa, beliau tetap menyayangi dan memaafkanku. Umi lalu mengajakku berumrah.


Dengan kondisiku yang masih labil dan rapuh, kami berangkat ke Tanah Suci. Kali ini aku berniat sembuh dan kembali ke jalan Allah. Di sana, aku mengalami beberapa peristiwa yang membuatku sadar pada dosa-dosaku sebelumnya. Usai salat Jumat di Madinah, Umi mengajakku ke Raudhoh. Aku tak tahu apa itu Raudhoh, tapi kuikuti saja. Umi terus meminta ampunan pada Allah.


Aku lalu keluar, berjalan menuju makam Nabi Muhammad. Aku bersalawat. Begitu keluar dari pintu masjid, rasanya seperti ada yang menarikku. Aku mencoba berjalan sekuat tenaga, tapi tak bisa. Kekuatan itu rasanya sangat besar. Aku lalu bersandar pada tembok. Air mataku yang dulu tak pernah keluar, kini mengalir deras. Aku menyesali dosa-dosaku, dan berjanji tak akan melakukan lagi semua itu.


Bagai sebuah film yang sedang diputar, semua dosa yang pernah kulakukan terbayang jelas di pelupuk mataku silih berganti, mulai dari yang kecil sampai yang besar. Tiba-tiba dari mulutku keluar kalimat permintaan ampunan pada Allah. Di Mekkah, di hadapan Kabah, aku merapatkan badan pada dindingnya.

Aku bersandar, menengadahkan tangan memohon ampun karena terlalu banyak dosa yang kulakukan. Seandainya sepulang dari Tanah Suci ini melakukan dosa lagi, aku minta pada Allah untuk mencabut saja nyawaku. Namun, seandainya punya manfaat untuk orang lain, aku minta disembuhkan. Aku yang dulu angkuh, sekarang tak berdaya. Setelah pulang beribadah, aku membaik. Aku mencoba bertahan dalam kondisi bertobat itu, tapi ternyata sulit luar biasa.


*****

BIDADARI CANTIK JADI PEMBANGKIT HIDUP

Setelah berkali-kali jatuh-bangun, akhirnya Jeffry kembali dekat pada agama. Kasih sayang kekasih yang akhirnya menjadi istri ikut menjadi pembangkit semangatnya. Perjuangannya menjadi ustaz cukup berat sampai akhirnya ia sukses jadi penceramah. Sepulang umrah, aku mencoba hidup lurus. Namun, lagi-lagi aku tergoda. Suatu malam, aku dan teman-teman berencana nonton jazz di Ancol. Aku memperingatkan mereka untuk tidak bawa narkoba, karena
kami sudah sepakat untuk berhenti memakai. Ternyata, salah satu temanku masih saja membawa cimeng. Apesnya, kami dirazia polisi di depan Hailai.


Teman-temanku yang lain kabur. Tinggallah aku, temanku yang membawa cimeng, dan satu teman lain. Aku sulit kabur karena mobil yang kami pakai adalah mobilku. Akhirnya kami bertiga dibawa ke kantor polisi dan ditahan. Aku dilepas karena tak terbukti membawa. Kucoba telepon Umi untuk menjelaskan masalah ini, tapi Umi tak mau menerima teleponku.


Si penerima telepon malah diminta Umi untuk mengatakan, beliau tak anak bernama Jeffry. Hatiku tercabik-cabik. Pedih rasanya tak diakui sebagai anak oleh Umi. Kuakui, pastilah hati Umi sudah sedemikian sakitnya. Bayangkan, aku yang sebelumnya sudah mengaku bertobat, malah kembali memilih jalan yang salah. Meski aku sudah bersumpah demi Tuhan tidak memakai narkoba lagi, Umi tak percaya lagi. Itulah puncak kemarahan Umi Sungguh bersyukur, Allah masih berkenan menolongku. Datang seorang gadis cantik dalam hidupku. Ia mau menerimaku apa adanya. Sebelumnya, banyak gadis meninggalkanku sehingga aku merasa sebatang kara dalam cinta. Gadis bernama Pipik Dian Irawati ini seorang model sampul sebuah majalah remaja tahun 1995, asal Semarang.


CUEK SAAT PACARAN

(Berikut ini adalah penuturan Pipik: Aku pertama kali melihatnya sedang makan nasi goreng di Menteng sekitar tahun 1996 – 1997. Rambutnya gondrong. Waktu itu, aku bersama Gugun Gondrong. Setahuku, Jeffry adalah pemain sinetron Kerinduan, karena aku mengikuti ceritanya. Aku ingin berkenalan dengannya, tapi Gugun melarangku.


Tak tahunya, waktu buka puasa bersama di rumah Pontjo Sutowo, aku bertemu lagi dengannya. Rambutnya sudah dipotong pendek. Aku nekat berkenalan. Kami mulai dekat dan saling menelepon. Aku enggak tahu kapan kami resmi pacaran, karena enggak pernah “jadian”. Dia juga tak pernah menyatakan cinta. Waktu pacaran, dia cuek setengah mati.


Awalnya, semangatnya boleh juga. Pertama kami pergi bareng, dia datang ke rumah di Kebon Jeruk, di tengah hujan deras dari rumahnya di Mangga Dua. Jeffry naik taksi dengan memakai jins dan sepatu bot. Ia yang hanya bawa uang Rp 50 ribu, mengajakku nonton di Mal Taman Anggrek. Di dalam bioskop, kami seperti nonton sendiri-sendiri. Dia diam saja selama nonton.


Sejak itu, kami sering jalan bareng, karena kami memang hobi nonton dan makan. Semakin dekat dengannya, aku makin tahu ternyata dia pemakai narkoba kelas berat. Teman-temanku mulai bertanya, mengapa aku mau berpacaran dengannya. Aku sendiri tak tahu persis alasannya. Mungkin rasa sayang yang sudah terlanjur muncul dalam hati yang membuatku mau bertahan. Hatiku terenyuh dan tak mau meninggalkan dia sendiri.


Tentu saja keluargaku tak ada yang tahu, karena sengaja kusembunyikan. Mungkin mereka baru tahu sekarang, setelah membaca kisah hidupnya di berbagai media. Sementara itu, aku sibuk tur keluar kota sebagai model, sehingga kami sering tak ketemu. Akhirnya kami putus. Waktu akhirnya ketemu lagi, ternyata dia sudah punya pacar lagi. Karena masih sayang, aku sering membawakannya hadiah dan memberi perhatian. Setelah Jeffry putus dari pacarnya, kami kembali bersatu.)


JUALAN KUE

Pipik sangat berarti buatku. Dia mengerti, peduli dan perhatian padaku. Padahal, aku sempat hampir menikah dengan orang lain. Ternyata Allah sayang padaku. Allah menunjukkan, wanita yang nyaris kunikahi itu bukan untukku. Pipik bagai bidadari yang datang dengan cinta yang besar. Ia memberi keyakinan, menikah dengannya akan membawa perubahan besar dalam hidupku.


Aku mendatangi Umi dan minta izin untuk menikah. Luar biasa, Umi tetap menerimaku dengan segala kasih sayangnya. Sambil menangis, Umi mengizinkanku menikah. Aku sendiri terbilang nekat. Sebab, waktu itu aku tak punya-apa. Badan pun kurus kering, dengan mata belok, dan penyakit paranoid yang kuderita tak kunjung sembuh. Bahkan, pekerjaan pun aku tak punya.


Untuk menghindari maksiat, kami menikah di bawah tangan pada tahun 1999. Teman-temanku yang sekarang sudah meninggal karena over dosis, sempat menghadiri pernikahanku. Setelah itu, kami tinggal di rumah Umi. Sekitar 4 – 5 bulan setelah itu, kami menikah secara resmi di Semarang.


Namun, menikah rupanya tak cukup menghentikan kebandelanku. Istriku pun merasakan getahnya. Aku pernah memakai narkoba di depannya, dan menggunakan uangnya untuk membeli barang haram tersebut.


Kesulitan lain, aku dan Pipik sama-sama menganggur. Pernah kami mencoba berdagang kue. Malam hari kami menggoreng kacang, esok paginya bikin kue isi kacang dan susu. Lalu kami titipkan ke toko kue.


Tapi mungkin rezeki kami bukan di situ. Kue yang kami buat hanya laku beberapa buah. Dalam sehari kami hanya membawa pulang Rp 200 – 300. Akhirnya kami berhenti berjualan kue. Kehidupan kami selanjutnya kami jalani dengan penuh perjuangan sekaligus kesabaran.


MAKAN SEPIRING BERDUA

(Kesetiaan Pipik begitu luar biasa. Simak penuturannya berikut ini. Perasaan sayang yang sangat kuat membuatku mantap menikah dengannya. Aku tak peduli lagi meski dia pecandu, bahkan pernah mengalami over dosis dan hampir gila karena paranoidnya. Aku banyak mengalami hal-hal luar biasa dengannya. Kalau tidak sabar, mungkin aku sudah tidak bersamanya lagi.


Awal menikah, kami tinggal di rumah Umi. Meski hidup seadanya, beliaulah yang membiayai hidup kami. Aku dan Jeffry tak jarang makan sepiring berdua, karena memang benar-benar tak ada yang bisa dimakan. Berat rasanya jadi istri dari suami penganggur, apalagi setelah menikah aku tidak lagi bekerja.


Tapi aku yakin, Allah tidak mungkin memberikan cobaan pada umat-Nya melebihi kemampuannya. Aku yakin, pasti ada sesuatu yang akan diberikan Allah padaku. Beruntung, Umi sangat sayang padaku.


Aku sendiri tak jera memberi masukan padanya untuk mengubah hidup. Kami sama-sama saling belajar menerima kelebihan dan kekurangan satu sama lain. Pelan-pelan, hidupnya mulai berubah menjadi lebih baik, terutama setelah aku hamil. Mungkin dia sendiri sudah capek dengan kehidupannya yang seperti itu.


HIDUP DI JALAN ALLAH

Pelan-pelan, aku kembali dekat pada agama. Perubahan besar terjadi dalam hidupku pada tahun 2000. Kala itu, Fathul Hayat, kakak keduaku yang setengah tahun silam meninggal karena kanker otak, memintaku menggantikannya memberi khotbah Jumat di Mangga Dua. Pada waktu bersamaan, dia diminta menjadi imam besar di Singapura.


Fathul memang seorang pendakwah. Selama dia di Singapura, semua jadwal ceramahnya diberikan padaku. Pertama kali ceramah, aku mendapat honor Rp 35 ribu. Uang dalam amplop itu kuserahkan pada Pipik. Kukatakan padanya, ini uang halal pertama yang bisa kuberikan padanya. Kami berpelukan sambil bertangisan.


Selanjutnya, kakakku memintaku untuk mulai menjadi ustaz. Inilah jalan hidup yang kemudian kupilih. Betapa indah hidup di jalan Allah. Aku mulai berceramah dan diundang ke acara seminar narkoba di berbagai tempat. Namun, perjuanganku tak semudah membalik telapak tangan. Tak semua orang mau mendengarkan ceramahku karena aku mantan pemakai narkoba. Tapi aku mencoba sabar.


Alhamdulillah, makin lama ceramahku makin bisa diterima banyak orang. Bahkan sekarang, aku banyak diundang untuk ceramah di mana-mana, termasuk di luar kota dan stasiun teve. Aku bersyukur bisa diterima semua kalangan. Aku pun ingin berdakwah untuk siapa saja. Aku ingin punya majelis taklim yang jemaahnya waria. Mereka, kan, juga punya hak untuk mendapatkan dakwah.


Kebahagiaan kami bertambah ketika tahun 2000 itu, lahir anak pertama kami, Adiba Kanza Az-Zahra. Dua tahun kemudian, anak kedua Mohammad Abidzan Algifari juga hadir di tengah kami. Mereka, juga istriku, adalah inspirasi dan kekuatan dakwahku. Kehidupan kami makin lengkap rasanya.


Sampai sekarang, aku masih terus berproses berusaha menjadi orang yang lebih baik. Semoga, kisahku ini bisa jadi bahan pertimbangan yang baik untuk menjalani hidup. Pesanku, cintailah Tuhan dan orangtuamu, serta pilihlah teman yang baik.

 
Ustad Jefry alias UJE
# TWM | Media Sosial

Mimpi Jadi Kenyataan! Seorang penggemar dengan sang idola

Dia mungkin terlihat seperti schmoozer seleb di instagram, tapi Peeje T ternyata hanya orang biasa yang tinggal di Kansas City.

Hampir 63.000 followersnya melihat aksinya bergaul dengan para megabintang dengan cara mengeditnya lewat photoshop.

“saya banyak mengedit foto, dan semua bintang yang saya idolakan pasti saya edit, tidak ada yang terlewatkan” katanya kepada MailOneline “dan semua itu sangat menyenangkan” tambahnya.

Peeje T pindah dari new york ke Kansas ketika ia masih muda dan dia bekerja sebagai sales, untuk mengedit foto baru digelutinya pada april lalu, dan semua itu saya belajar sejara otodidak.

Saya tidak memiliki program desain grafis, saya hanya memiliki photoshop saja, dengan berbekal download kemudian saya pelajari.

Awalnya dia hanya mendapat tertawaan dari teman-temanya, karena hasil belum memuaskan.

Saat ini semua hasilnya sudah 80 % berhasil, dan mereka beberapa telah mengakuinya.

Bisa dikatakan ini adalah sebuah kreatifitas, tapi apakah tanggapan dari para artis dalam gambar tersebut?



• PeejeT, bergaul dengan A-list mega bintang seperti Kim Kardashian, Rhianna dan Beyonce



• Peeje T yang pindah dari New York ke Kansas City ketika ia masih muda, meretus foto dengan otodidak dan mulai Instagramming gambar photoshopped dirinya dengan bintang April lalu



• "Saya membuat banyak foto dengan orang-orang hanya karena saya seorang penggemar besar," kata PeejeT MailOnline. "Ini semua menyenangkan '



• Peeje T dengan Mr dan Mrs Carter.



• Peeje T mewawancarai Manti Te'o, dan duduk di tepi lapangan dengan Mr dan Mrs Carter.



• penggemar hip hop, PeejeT penggemar yang di Billboard Music Awards. . .




• Pada pandangan pertama, PeejeT tampak berbisik kepada Nicki Minaj selama 2012 American Music Awards



• PeejeT yang mengambil setiap gambar dirinya dengan timer, ia akan kembali ke New York musim panas ini, berharap menemukan pekerjaan di desain grafis

OMG! Puluhan Juta Anak di Dunia Bekerja Layaknya Budak

Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengatakan jutaan anak di seluruh dunia melakukan pekerjaan rumah tangga yang sering kali berbahaya dan berada di ambang perbudakan.

Dalam laporan yang diterbitkan bertepatan dengan Hari Dunia Menentang Buruh Anak pada 12 Juni, ILO mengatakan saat ini diperkirakan terdapat 10,5 juta anak di seluruh dunia yang mengalami kondisi itu.

Oleh karena itu Organisasi Buruh Internasional menyerukan perlunya peraturan internasional untuk menghapus buruh anak di lingkungan rumah tangga.

"Kita memerlukan kerangka hukum kuat untuk secara jelas mengidentifikasi, mencegah dan memberantas buruh anak di lingkungan rumah tangga, dan untuk menyediakan kondisi kerja memadai kepada remaja ketika mereka boleh bekerja secara sah," kata seorang pejabat ILO, Constance Thomas.

"Anak bekerja, tetapi tidak dianggap sebagai pekerja, dan meskipun ia tinggal di lingkungan rumah tangga, ia tidak diperlakukan sebagaimana layaknya anggota keluarga.ILO.

Fenomena pekerja anak di lingkungan rumah tangga terselubung sehingga mereka rentan terhadap eksploitasi dan pelecehan.

"Anak bekerja, tetapi tidak dianggap sebagai pekerja, dan meskipun ia tinggal di lingkungan rumah tangga, ia tidak diperlakukan sebagaimana layaknya anggota keluarga," laporan ILO.

Wartawan BBC di Jenewa, Imogen Foulkes, melaporkan sekitar 71% dari 10,5 juta pekerja anak di seluruh dunia adalah anak perempuan.

Di antara pekerjaan yang dilakukan pekerja anak di rumah tangga adalah membersihkan rumah, memasak, merawat halaman, mengambil air dari mata air, merawat anak atau orang tua.

Mereka, lapor Imogen Foulkes, masih berusia di bawah 14 tahun, tidak dibayar atau pekerja dengan kondisi tidak memadai dan tidak mempunyai akses pendidikan.


Sebagian pekerja anak tidak mempunyai akses pendidikan dan tidak menerima gaji. (ilustrasi)

# TWM | BBC.co.uk

Pemenang kontes fotografi Taman Nasional Inggris 2013

Foto-foto menakjubkan dari beberapa finalis pada kompetisi keindahan alam taman nasional Inggris ke 15. Lebih dari 300 gambar dari para peserta yang diambil dari satu lokasi di taman tersebut.

Pemenangnya adalah foto seorang pengayuh kano di Surlingham yang luas di Norfolk Broads, saat matahari terbit. Foto tersebut adalah karya dari seorang fotografer amatir Fraser Jhonston.

“ini adalah pagi yang indah saat matahari terbit setelah anda keluar dari perkemahan sehari sebelumnya” kata sang fotografer.

 Kathryn Masak, Direktur Asosiasi Taman Nasional Inggris yang membantu menjadi tim penilai  menambahkan "Kami benar-benar bingung untuk mencari juaranya dengan kualitas entri tahun ini dan ada beberapa yang harus kami diskusikan di antara para hakim tentang siapa yang harus lolos.

"Setiap foto begitu luar biasa, mewakili tentang Taman Nasional Inggris. Bahwa mereka bebas dan terbuka untuk mengekspresikanya”. Tambahnya.

Fotografer amatir Fraser berasal dari Tasmania, Australia, tetapi pindah ke Norwich pada tahun 2007 bersama pacarnya yang bertemu saat dia berlibur di Tasmania.

Dia berkata "Pada waktu itu saya bahkan tidak tahu ada Norfolk. Ini jauh berbeda dengan Tasmania di mana hampir tidak ada sepotong tanah. Namun saya belajar untuk mencintai lanskap terutama setelah kami membeli kano tua buatan tangan.

Kompetisi yang mempromosikan Taman Nasional Week tahun ini dari 29 Juli sampai 4 Agustus di mana orang bebas untuk keluar baik itu berjalan, berkuda, kano, panjat tebing atau bersepeda di salah satu lokasi di 15 taman nasional Inggris.


• pemenang foto kontes,  kano saat berjalan di Surlingham luas, Norfolk Broads saat matahari terbenam diambil oleh fotografer amatir Fraser Johnston



• Gambar ini oleh James Grant berdiri di tepi Pramuka Kinder di Peak District, titik tertinggi Derbyshire, adalah salah satu finalis dalam kompetisi



• finalis lain adalah foto ini diambil oleh Sarah Caird, menunjukkan putrinya menikmati dayung pertamanya di Loch an Eilein, di Cairngorms



• Chris Mole mengambil gambar ini salah satu finalis pejalan kaki di siluet di tebing dekat mercusuar di Beachy Head, di South Downs



• foto Andy Curtis 'dari walker di Bamford tepi di distrik Peak menghadap Ladybower Reservoir



• lain dari finalis dalam kompetisi adalah gambar Steve Glover seorang pria memanjat Kilnsey Crag  tebing limescale di Yorkshire Dales

# TWM | DM

Inilah Penampakan "Hotel" Di Pesawat Boeing 747 Aeroloft




Kansas - Bagi siapa pun yang pernah merindukan tidur nyenyak layaknya di kamar hotel dalam penerbangan jarak jauh yang melelahkan, Boeing memberikan jawabannya. Melalui Boeing 747 Aeroloft, mereka menyediakan kabin terpisah dengan ruang tidur untuk delapan orang.

Inovasi ini menambah panjang pesawat hampir 37,16 meter persegi pada Boeing Business Jet 747-8. Pesawat ini dirancang khusus sebagai pesawat mewah.

Aeroloft memiliki delapan tempat tidur pribadi, serta ruang ganti. Kemudahan baru ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dan ruang yang lebih lapang bagi penumpang super VIP.

Kabin tidur terletak di atas dek utama, antara dek atas dan ekor pesawat. Pesawat Aeroloft jenis ini pertama lepas landas dari Boeing Global Transport & Executive Systems di  Wichita, Kansas, pekan lalu, menuju Lufthansa Technik di Hamburg, Jerman, di mana akomodasi mewah akan dipasang.


Dua 747 Aeroloft lainnya telah dipesan dan dijadwalkan untuk dikirim pada tahun ini.

Modifikasi membuat ruang kabin bertambah menjadi 481.14 meter persegi, lebih besar dari Airbus A380, pesawat penumpang terbesar di dunia saat ini.

Boeing tidak mengungkapkan harga pesawat bermesin jet terbaru ini. Asal tahu saja, harga Boeing 747-8 tanpa fasilitas mewah ini berada pada kisaran US$ 350 juta. Sembilan negara dikabarkan telah memesan pesawat ini untuk pesawat resmi kepresidenan.

Menakjubkan Hydroptere Kapal Berlayar Tercepat Di Dunia

Yacth tercepat di dunia, dimana bisa mencapai 50mph dalam 10 detik 60 km /jam. Dan dia tidak memiliki lawan di muka bumi ini.

The Hydroptere menggunakan teknologi aerodinamika kelautan dengan layar raksasa sehinga yacth ini seperti terbang melintasi permukaan air.

Digambarkan dalam foto-foto indah yang diambil dari kapal pesiar, beratnya 7,5 ton sangat mudah untuk melihatnya dimana yacth ini telah memenangkan begitu banyak rekor dunia.

Super yacht adalah eksperimental hidrofoil yang dirancang oleh Alain yachtsman Thibault asal prancis. Dinamakan (hydros dan ptere) berasal dari bahasa Yunani yang berarti  air dan sayap yacht dengan menggunakan prinsip yang sama seperti sebuah pesawat.

Hydroptere meraih rekor dunia setelah memecahkan rekor kecepatan 52.86 knot (97.90 km / jam atau 60,83 mph) untuk 500 meter dalam 30 knot angin.

Dia kemudian memecahkan simpul penghalang 50 untuk mil laut dengan kecepatan 50,17 knot (92.91 km / jam atau 57,73 mph).

Dia pernah juga mencapai 56,3 knot (104,3 km / jam atau 64,8 mph)  tapi tak lama kemudian dapat dipecahkan atas nama orang lain.

Hydroptere kemudian mengalahkan dua rekor kecepatan dunia diratifikasi oleh World Sailing Kecepatan Rekor Council (WSSRC) pada tanggal 4 April 2007 44.81 knot dari kecepatan rata-rata lebih dari 500 meter dan 41.69 knot dari kecepatan rata-rata lebih dari satu mil laut.

Juni 2013 yacth ini mendapatkan tantangan terbesarnya, mencoba untuk menetapkan rekor baru,  berlayar dari Los Angeles ke Honolulu di Hawaii.


 
• Hampir harfiah terbang melintasi air, ini adalah kapal pesiar tercepat di dunia yang dapat mencapai 60 mil per jam



• Hydroptere adalah eksperimental berlayar hidrofoil dirancang oleh Alain yachtsman Th├ębault



• seratus sensor mengukur tekanan, berliku-liku dan kecepatan untuk melakukan penyesuaian menit



• Para kru dapat dilihat pada yacht cepat Super karena lari ke seberang air.



• Desain dan sayap berarti bisa mencapai  20 sampai 45 knot (23mph menjadi 51,5 mph) hanya dalam 10 detik



• Dinamakan dalam bahasa Yunani air dan sayap (hydros dan ptere)



• Para kru sejumlah kecil ruang di lambung  di mana mereka dapat menikmati pemandangan



• Model awal dibuat pada tahun 1985 dan 20 tahun kemudian pada tahun 2005, ia memecahkan rekor pertama



• Lambung dan pelampung Hydroptere terbang lima meter di atas permukaan laut, dengan hanya 2 m² permukaan perahu tersisa di kontak dengan air



• Dengan tiang dan layar mencapai ketinggian 28m pemilik akan membutuhkan garasi setinggi patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro di Brazil



• Hydroptere dan rekor dunia kecepatan 52.86 knot (97.90 km / jam atau 60,83 mph) untuk 500 meter dalam 30 knot angin

# TWM | DM

Ini Cocok Buat Indonesia, Mega Bus Dengan Tempat Tidurnya

Sebuah prusahaan di Inggris sedang menusun anggaran untuk uji coba pelayanan bus yang menghubungkan London dan Scotlandia dengan fasilitas layaknya hotel, dimana penumpang bisa tidus dan bersantai di dalam bus tersebut.

Armada double dacker ini kursinya telah berubah menjadi tempat tidur yang akan beroperasi antara Victoria dan 11 lokasi di skotlandia.

Dan sang bus unik ini hanya memakan waktu 8 jam perjalanan untuk rute London ke Glasgow atau Edinburgh.

Selain tempat tidur ternyata pelayanannya juga sudah termasuk minuman gratis, bantal, sikat gigi, pasta gigi masker mata dan pilihan setelan tidur dan juga selimut, wah itu memang sesuatu yang menyenangkan.


 
• baru sleepercoach akan membawa Anda dari London ke Skotlandia hanya di bawah delapan jam



• jok kulit dapat diubah menjadi tempat tidur menawarkan beberapa kenyamanan wisatawan selama perjalanan semalam



• Stagecoach Group Chief Executive Sir Brian Souter menunjukkan kenyamanan tempat tidur saat ia mengumumkan peluncuran layanan baru hari ini



• Serta (hampir) mendapatkan direkomendasikan delapan jam tidur, perjalanan antara London dan Edinburgh termasuk sikat gigi dan kesempatan untuk berteman dengan orang-orang di tempat tidur bawah


 
• Para MegabusGold baru akan memulai musim panas ini


#TFM | DM

Hati-Hati! virus corona (NCoV) dapat menular dari sesama manusia dalam jarak dekat dan menyebar dengan cepat.

Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan bibit coronavirus(NCoV) dapat menular dari manusia ke manusia yang berkontak dalam jarak dekat.

Kesimpulan ini diungkap setelah muncul pernyataan Kementrian Kesehatan Prancis bahwa seorang pria lain telah tertular virus ini dari seorang pasien yang berada dalam lingkaran dekatnya.

Pejabat WHO menyatakan kekhawatiran terkait munculnya kasus penularan dengan pola kelompok coronavirus jenis baru ini serta bagaimana virus berpotensi menyebar dengan cepat.

Sejak 2012, sudah muncul sedikitnya 33 kasus di seluruh Eropa dan Timur Tengah yang mengakibatkan 18 kematian.

Kasus lain yang dideteksi muncul di Arab Saudi dan Yordania, kemudian kasus serupa juga telah menyebar ke Jerman, Inggris dan Prancis.

Otoritas kesehatan Inggris malah sudah lebih dulu menduga, bahwa virus ini mampu menular dari manusia ke manusia.

"Pola penularan dari manusia ke manusia sejauh ini masih terbatas pada kelompok kecil yang terbatas, belum ada bukti yang menunjukkan virus tersebut punya kemampuan penularan ke berbagai kalangan manusia.WHO.

Virus NCoV diketahui menyebabkan radang paru-paru dan kadang disertai juga gagal ginjal.

"Yang jadi kekhawatiran terbesar... adalah bahwa kelompok berbeda yang muncul di berbagai negara mendukung hipotesa bahwa di tempat ada kontak dekat maka virus coronavirus baru ini dapat menular dari manusia ke manusia," tulis WHO dalam pernyatannya hari Minggu.

"Pola penularan dari manusia ke manusia sejauh ini masih terbatas pada kelompok kecil yang terbatas, belum ada bukti yang menunjukkan virus tersebut punya kemampuan penularan ke berbagai kalangan manusia," tambah pernyataan itu.

Kasus terakhir akibat virus baru ini di Prancis menimpa seorang pria usia 50 tahun yang kebetulan tinggal sekamar di ruang rawat inap di kota Valenciennes, di utara Prancis, dengan seorang pasien lain yang berusia 65 tahun yang dirawat karena terpapar virus ini setelah kembali dari perjalanan ke Dubai.

Di Arab saudi Wakil Menteri Kesehatan mengatakan pada hari Minggu dua korban lagi jatuh akibat coronavirus, sehingga jumlah korban jiwa menjadi sembilan, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Pada bulan Februari, seorang pasien tewas di sebuah rumahs akit di Birmingham, Inggris, setelah tiga anggota keluarga si pasien tertular.



Penularan virus korona dari dan ke manusia sudah lebih dulu diungkap pakar di Inggris.

# TWM | Reuters | BBC.co.uk